Cerita Rakyat “Aji Saka” Sang Penemu Aksara Jawa

  • Whatsapp
Ajisaka, Aksara Jawa, Cerita Rakyat Indonesia

Legenda Ajisaka Penemu Aksara Jawa

Cerita Rakyat Ajisaka merupakan cerita rakyat dari yang berhubungan dengan sejarah tanah Jawa. Banyak versi yang mengulas tentang cerita rakyat Ajisaka, ada yang mengatakan cerita Ajisaka hanya mitos dan ada pula yang menurut mereka, ini merupakan legenda. Sehingga muncul kerajaan pertama di Pulau Jawa dan terciptanya Aksara Jawa.

Kisah Ajisaka yang lengkap menceritakan tentang bagaimana peradaban datang ke Pulau Jawa, dibawa oleh raja Jawa pertama yang legendaris yang bernama Aji Saka, dan kisah legenda tentang asal mula aksara Jawa. Para dalang sering membawakan cerita wayang Ajisaka saat pegelaran Budaya.

Bacaan Lainnya

Meskipun Aji Saka dikatakan sebagai pembawa peradaban di Jawa, kisah Aji Saka, menerima beberapa keberatan dan bantahan dari sumber-sumber sejarah lainnya. Menurut catatan Cina, kerajaan Jawa didirikan pada 65 SM, atau 143 tahun sebelum kisah Aji Saka dimulai. Kisah Saka atau Aji Saka adalah kisah Neo Jawa. Kisah ini belum ditemukan relevan dalam teks Jawa Kuno.

Kisah ini dianggap sebagai Alegori masuknya orang India ke Jawa. Mengacu pada informasi dinasti Liang, kerajaan Jawa dibagi menjadi dua: kerajaan pra-Hindu dan kerajaan pasca-Hindu, yang dimulai pada 78 Masehi.

Asal Usul Ajisaka

Ajisaka, Aksara Jawa, Cerita Rakyat Indonesia, Ajisaka Penemu Aksara Jawa, Penemu Aksara Jawa, Asal Mula Aksara Jawa

Aji Saka dikatakan berasal dari Bhumi Majeti, sebuah lokasi mitos di Jambudvipa ( India kuno ). Namanya berasal dari kata Jawa saka atau soko yang berarti esensial, penting, atau dalam hal ini primordial. Dengan demikian nama Aji Saka secara harfiah berarti “raja purba”. Interpretasi yang lebih modern mendapatkan namanya dari Saka atau Satrap Barat Indo-Scythian dari Gujarat.

Dalam kedua kasus tersebut, legenda tersebut dipandang melambangkan kedatangan Hindu – Budha Dharmik pada peradaban di pulau Jawa. Legenda juga menyatakan bahwa Aji Saka adalah penemu tahun Saka, atau setidaknya raja pertama yang memprakarsai adopsi sistem kalender Hindu ini di Jawa.

Kerajaan Medang Kamulan mungkin terkait dengan Kerajaan Medang yang bersejarah. Kisah Aji Saka mengalahkan raja pemakan manusia juga telah ditafsirkan sebagai jatuhnya penguasa lokal yang tidak populer, bangkitnya kanibalisme menjadi peradaban, dan mungkin juga perlawanan terhadap kepercayaan India oleh kelas penguasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *