Fakta Unik Dunia

7 NEGARA YANG MENGGAJI PENGANGGURAN

7 NEGARA YANG MENGGAJI PENGANGGURAN

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

pastinya Sobat masih ingat kan salah satu kebijakan Presiden Jokowi terhadap pengangguran di Negeri ini, Melalui Kartu Pra Kerja, Sebuah kartu yang digalangkan dalam rangka program pelatihan serta pembinaan Warga Negara Indonesia yang belum memiliki keterampilan. Namun, tahukah sobat terdapat beberapa negara yang menggaji atau memberikan tunjangan terhadap pengangguran dinegaranya.
Berikut beberapa negara yang memberikan tunjangan kepada warganya:

1. Finlandia

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

Bicara soal Finlandia memang tidak pernah ada habisnya, salah satunya pada tahun 2018 dikabarkan Finlandia jadi negara pertama yang memberi gaji bulanan bagi para pengangguran  sebesar 600 US dolar atau 8,4 juta Rupiah per bulan, Tanpa syarat embel-embel kartu atau semacamnya. Kebijakan ini disebut sebagai cara pemerintah mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja.  Dilansir dari “World Economic forum”, pemerintah Finlandia melakukan percobaan ini demi harapan memberikan insentif agar mereka mau bekerja, menariknya meski begitu para para penggangguran yang  sudah bekerja nantinya akan tetap menerima dana bantuan pemerintah dengan jumlah yang sama.

2. Malta

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

Tidak kalah dengan negara Eropa utara, negara di belahan Selatan Eropa ini juga dikenal memberi tunjangan kepada para pengangguran di negerinya. Meski tidak termasuk ke dalam jajaran negara terkaya di dunia. Malta tahu dan memahami cara memakmurkan rakyatnya. salah satunya dengan memberikan tunjangan tanpa syarat kepada rakyatnya yang belum memiliki pekerjaan. Bedanya nih mereka tidak dibayar per bulan melainkan perhari. dikabarkan pengangguran Malta mendapat uang sekitar 20 Euro atau setara Rp300.000 perharinya. Berarti dalam sebulan setiap orang mengantongi sekitar Rp. 9.000.000. menariknya tidak hanya orang di dewasa, nyatanya anak-anak juga mendapat bagian. Disebutkan untuk tunjangan anak, pemerintah memberikan bantuan dengan nominal maksimal 100 Euro atau kisaran 1,5 juta Rupiah per bulan. Data terakhir pada tahun 2019 jumlah populasi di Negara Malta sekitar 493.559 jiwa yang berarti tidak sampai 5% dari penduduk DKI Jakarta.

3.Swedia

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

Mungkin karena sudah sangat makmur, salah satu negara Skandinavia ini juga memiliki program menggaji pengangguran. Yang nampaknya membuat sebagian besar penduduk dunia iri. Dikabarkan pemerintah Swedia melalui raja Carl Gustaf ke-16 dan perdana menterinya Steven Lofven memberikan tunjangan kepada semua rakyatnya tanpa terkecuali baik yang pengangguran maupun tidak. Tidak main-main Pemerintah Swedia memberikan sekitar 23.000 Crona atau sekitar 33 juta Rupiah per bulan kepada masing-masing penduduk yang tergolong masuk kategori dewasa. Tidak hanya orang dewasa saja, diketahui anak-anak disana diberikan uang saku berjumlah 1.300 crona atau sekitar 1.9 juta rupiah perpekan. Dengan kata lain 7,6 juta Rupiah per bulan. Akan tetapi penduduk terlebih dahulu harus menjadi bagian dari asuransi pengangguran dan tunjangan pengangguran.

4. Arab Saudi

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

      Tidak ingin kalah dengan negara-negara Eropa, Salah satu negara maju di Asia ditepatnya di Timur Tengah juga dikabarkan memberikan tunjangan bagi penganggurannya. Negara minyak ini menggaji sekaligus memberikan beberapa fasilitas khusus bagi yang belum memiliki pekerjaan. Salah satunya memberikan perawatan dan pengobatan gratis. Disebutkan dalam laman reuters.com di artikelnya menyatakan Lebih dari 1 juta penduduk Saudi menerima tunjangan pengangguran melalui laporan dari Kementerian Ketenagakerjaan Saudi. Jumlah nominal yang dikeluarkan pemerintah untuk perorang diketahui menyentuh angka 2.000 Real atau setara 7.5 juta rupiah perbulan dalam kurun waktu 12 bulan, untuk warga yang menganggur diusia 18 hingga 35 tahun. Dana yang diberikan tersebut ternyata tidak berasal dari pendapatan pajak, melainkan dari pendapatan minyak.

5. Irlandia

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

      Boleh dibilang rata-rata negara maju di Eropa  memang memberikan tunjangan kepada pengangguran. Namun di Irlandia seorang pengangguran dapat mengklaim tunjangannya tanpa syarat-syarat yang rumit. Jumlah tunjangan yang diberikan pemerintah Setiap warga melalui Kementerian Perlindungan Sosial Irlandia mencapai 188 Euro perpekan atau setara dengan Rp 3.000.000.  Itu berarti dalam sebulan  seseorang  mendapat Rp. 12.000.000. Di Irlandia nilai ini tergolong kecil alias tidak bisa menghidupi satu keluarga, akan tetapi uang ini cukup untuk menghidupi seseorang diri. Selain tunjangan tanpa syarat bagi yang belum mempunyai pekerjaan terdapat pula tunjangan yang diberi nama “JOBSEEKER’S BENEFIT”. Khusus untuk pekerja yang berpengalaman, namun dipecat atau PHK. Dengan syarat-syarat tertentu, Seperti: maksimun usia 66 tahun, menganggur minimal 3 hari dan memiliki dokumen “Capable of Work”. 

6. Italia

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

       Kita semua mengenal negara pizza ini. Semua orang tahu Italia merupakan kota yang penuh sejarah dan budaya. Karena itu pemerintah sangat peduli dengan warisan masa lalu yang dihadirkan leluhurnya. Menurutnya kebudayaan yang ada saat ini wajib dijaga oleh generasi muda. Untuk itulah pemerintah akan melakukan apa saja meski dengan anggaran besar. Salah satunya membuat program dengan memberi warganya uang jajan sebesar 500 Euro atau setara dengan 7,5 juta Rupiah perorang,  khusus untuk yang berusia 18 tahun. Berbeda dengan negara lain uang tersebut bisa mereka gunakan untuk membeli buku-buku tentang wawasan kebangsaan dan kebudayaan mereka. Wakil Parlemen Italia “Tommaso Nanicini” percaya bahwa dana yang diberikan pemerintah akan dibelanjakan secara baik oleh para remaja italia. Dia juga  mengatakan “ini juga mengingatkan pentingnya konsumsi budaya baik untuk memperkaya diri sendiri  sebagai pribadi dan memperkuat struktur masyarakat” kata Nanicini. Para remaja 18 tahun ini diharapkan dapat mengklaim dana tersebut pada aplikasi dan mereka dapat mengunduh voucher yang dibutuhkan untuk membeli barang-barang kebudayaan.

7. Selandia Baru

https://www.rakyatberbagi.com/2020/06/7-negara-yang-menggaji-pengangguran.html

         Tidak ingin ketinggalan, negara Oceania ini juga  memberikan upah bagi warganya yang pengangguran, mencari kerja atau pelatihan untuk pekerjaan. Kabarnya kebijakan ini dikelola oleh “Work and Income” sebuah layanan dari Kementerian Pembangunan Sosial Selandia Baru. Untuk mendapatkan manfaat program ini seseorang harus memenuhi persyaratan dan kewajiban yang sesuai dengan “Social Security Act 1964”. Ketentuan dan kewajiban tersebut mencakup hal-hal pokok seperti usia, status, tempat tinggal dan kesedian untuk bekerja . hal tersebut berlaku sejak 1 April 2011.

Itulah 7 negara yang memberikan tunjangan bagi warganya yang pengangguran.
Bagaimana menurut Sobat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× How can I help you?