Cerita Rakyat Indonesia

Cerita Rakyat Indonesia “Timun Emas”

TIMUN MAS



https://ineyanti.blogspot.com/2020/06/cerita-rakyat-indonesia-timun-emas.html
Salam Sejahtera Sobat Sekalian, kali ini  Kita Kembali Ke daerah jawa Dimana cerita kali ini Timun Emas tepatnya berasal dari daerah Jawa tengah. Ok langsung aja sobat Indonesia bercerita.
Jaman Dahulu ada Seorang wanita Mbok Sirni namanya, ia seorang Janda yang ingin sekali memiliki seorang anak agar bisa membantunya bekerja bila dia tua nanti.
Suatu hari ia didatangi oleh Raksasa yang ingin memberi seorang anak dengan syarat apabila anak itu berusia enam tahun harus diserahkan ke Raksasa itu untuk disantap.
Mbok Sirni akhirnya setuju. Raksasa itu kemudian memberinya biji mentimun agar ditanam dan dirawat, setelah dua minggu diantara buah ketimun yang ditanamnya ada satu yang paling besar dan berkilau sangat berkilau seperti emas.
Kemudian Mbok Sirni membelah buah itu dengan hati-hati. Ternyata isinya seorang bayi cantik yang diberi kemudian dibenya nama Timun Emas.
https://ineyanti.blogspot.com/2020/06/cerita-rakyat-indonesia-timun-emas.html
Semakin hari Timun Emas tumbuh menjadi gadis jelita. Suatu hari datanglah Raksasa untuk menagih janji. Mbok Sirni amat takut kehilangan Timun Emas, dia mengulur janji agar Raksasa datang 2 tahun lagi, karena semakin dewasa, semakin enak Timun Emas untuk disantap, Raksasa pun setuju.

Dilain waktu Mbok Sirnipun semakin sayang pada Timun Emas, setiap kali ia teringat akan janinya hatinyapun menjadi cemas dan sedih.
Suatu malam Mbok Sirni bermimpi, agar anaknya selamat ia harus menemui petapa di Gunung Gundul. Paginya ia langsung pergi. Di Gunung Gundul ia bertemu seorang petapa yang memberinya 4 buah bungkusan kecil, yaitu biji mentimun, jarum, garam,dan terasi sebagai penangkal. Sesampainya dirumah diberikannya 4 bungkusan tadi kepada Timun Emas, dan disuruhnya Timun Emas berdoa.
     Paginya Raksasa datang lagi untuk menagih janji. Timun Emaspun disuruh keluar lewat pintu belakang untuk Mbok Sirni. Raksasapun mengejarnya. Timun Emaspun teringat akan bungkusannya, maka ditebarnya biji mentimun. Sungguh ajaib, hutan menjadi ladang mentimun yang lebat buahnya. Raksasapun memakannya tapi buah timun itu malah menambah tenaga Raksasa.

Lalu Timun Emas menaburkan jarum, dalam sekejap tumbuhlan pohon-pohon banbu yang sangat tinggi dan tajam.

       Dengan kaki yang berdarah-darah Raksasa terus mengejar. Timun Emaspun membuka bingkisan garam dan ditaburkannya.

Seketika hutanpun menjadi lautan luas. Dengan kesakitannya Raksasa dapat melewati.

https://ineyanti.blogspot.com/2020/06/cerita-rakyat-indonesia-timun-emas.html

Yang terakhir Timun Emas akhirnya menaburkan terasi, seketika terbentuklah lautan lumpur yang mendidih, akhirnya Raksasapun mati.

” Terimakasih Tuhan, Engkau telah melindungi hambamu ini ” Timun Emas mengucap syukur. Akhirnya Timun Emas dan Mbok Sirni hidup bahagia dan damai.

Pesan moral dari cerita Timun Emas adalah Jika kita menghadapi suatu masalah atau cobaan, hendaknya kita berusaha sekuat tenaga untuk berusaha mengatasinya dan jangan lupa selalu berdoa dan memohon kepada Tuhan, karena Tuhan lah yang Maha Kuasa dan penentu segalanya di Dunia ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
× How can I help you?