Perkembangan dan Posisi Janin Yang Perlu Diperhatikan

  • Whatsapp
Perkembangan Janin, Perkembangan Janin Pertrimester, Perkembangan Janin Tiap Minggu, Posisi Janin, Kesehatan Ibu Hamil, Kesehatan

Perkembangan dan Posisi Janin

Memantau perkembangan janin saat masa kehamilan menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam hidup, terutama bagi seorang ibu karena mereka yang akan mengandung janin dalam kandungan. Oleh karena itu Moms pasti akan selalu memantau perkembangan janin dan posisi janin di dalam kandungan. Dengan melakukan pemantauan terhadap perkembangan janin, posisi janin, dan gerakan janin secara rutin, maka ibu bisa memantau kesehatan bayi dan juga bisa mencegah resiko serta penyakit yang tidak diinginkan.

Dalam kehamilan, ada tiga tahapan yang harus dilalui seorang calon ibu, yakni trimester pertama yang berlangsung selama 13 minggu pertama kehamilan, lalu ada trimester kedua yang lamanya hingga minggu ke-28, dan yang terakhir adalah trimester ketiga yang berlangsung hingga minggu ke-40 . Meski pada dasarnya usia kehamilan yang ideal adalah hingga 50 minggu, tapi kebanyakan usia kehamilan hanya sampai 38 minggu saja.

Bacaan Lainnya

Pada trimester pertama kehamilan memang yang paling berat dirasakan oleh para ibu hamil, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali hamil. Pastinya ada rasa kaget yang dirasakan karena tubuh Moms akan mulai mengalami perubahan dikarenakan perkembangan janin, posisi janin, dan gerakan janin yang berubah-rubah.

Gejala yang Akan Muncul Saat Hamil

Saat seorang calon ibu mengandung, ada beberapa gejala yang akan Moms alami, yaitu:

• Perut Kembung

Gejala pertama yang bisa Moms alami adalah perut yang agak kembung. Bukan karena asam lambung atau penyakit lambung, tapi karena meningkatnya hormon progesteron.

• Kram Ringan

Pada saat hamil, Moms akan sering mengalami kram ringan. Hal ini dikarenakan janin berada pada posisi yang tepat menempel di dinding rahim.

• Morning Sickness

Untuk gejala morning sickness memang kerap kali dialami wanita hamil. Para ahli mengungkapkan kalau sekitar 50-90% wanita hamil akan mengalami morning sickness pada 9 minggu pertama kehamilan (1-3 bulan pertama). Tapi seiring dengan bertambahnya usia kandungan, maka gejala morning sickness ini akan membaik perlahan.

• Adanya Bercak Darah

Pertanda selanjutnya adalah adanya bercak darah yang terjadi karena pendarahan ringan akibat dari implantasi. Tapi Moms tidak perlu khawatir karena hal ini biasa terjadi dan tidak berbahaya. Tapi kalau darah yang keluar terlalu banyak atau berlangsung dalam waktu yang lama (berhari-hari), maka Moms harus langsung konsultasikan pada dokter kandungan.

• Perubahan Suasana Hati

Saat hamil, suasana hati wanita akan terus berubah-ubah. Kadang moodnya baik, kadang buruk. Hal ini dikarenakan hormon yang terus berfluktuasi sehingga perubahan suasana hati juga akan naik turun. Perubahan paling drastis akan terjadi pada usia kandungan 4-12 minggu pertama kehamilan (1-3 bulan).

• Payudara Sakit

Payudara Moms akan membengkak dan terasa agak nyeri akibat lonjakan hormon. Sebenarnya ini adalah pertanda kalau sudah ada janin dalam kandungan Moms sehingga ASI (Air Susu Ibu) juga sudah mulai diproduksi.

• Merasa Cepat Lelah

Pertanda yang terakhir adalah kamu bisa cepat merasa kelelahan. Padahal Moms tidak melakukan hal-hal atau pekerjaan yang berat dan menguras tenaga. Gejala ini dikarenakan tubuh sedang bekerja keras untuk membuat janin dalam kandungan terus berkembang.

Perkembangan Janin Mulai dari 1-9 Bulan

Berbicara tentang perkembangan janin hingga 9 bulan, pastinya Moms penasaran bagaimana sebenarnya perkembangan janin selama 9 bulan dan bagaimana posisi janin yang Moms kandung. Yuk ketahui perkembangan janin Moms di bawah ini!

• Perkembangan Janin 1 Bulan

Perkembangan janin yang baru 1 bulan ini memang tidak terlalu kelihatan bentuknya berhubung masih embrio sehingga gerakan janin masih belum terlihat jelas. Jika Moms melakukan USG (Ultrasonografi) kehamilan hanya akan terlihat setitik hitam di tengah kantung kehamilan. Besarnya seukuran biji kacang hijau saja. Meski baru setitik hitam saja, tapi jika diperbesar, organ janin sudah banyak yang terbentuk. Janin akan membentuk tiga lapisan yang nantinya bisa membentuk organ-organ tubuh.

Beberapa yang sudah mulai terbentuk adalah plasenta, tali pusar yang berfungsi sebagai media penghantar gizi atau makanan dari Moms hamil kepada embrio. Nantinya embrio yang sudah mendapat asupan dari sang Moms ini akan terus berkembang sehingga posisi janin dan gerakan janin 1 bulan bisa mulai teraba di akhir masa 1 bulan menuju 2 bulan.

• Perkembangan Janin 2 Bulan

Untuk anggota tubuh pada embrio perlahan juga sudah mulai kelihatan bentuknya, tidak hanya sebatas tali pusar saja, tetapi juga sudah memiliki kepala yang membulat, wajah yang sudah mulai terbentuk, dahi, pangkal hidung, serta telinga yang sudah bisa terlihat meski secara samar-samar. Selain itu ada bagian bahu, paha, lengan dan kaki yang sudah membentuk siku meski jari-jarinya belum terlihat.

Kita seringkali melihat expected Moms terkejut ketika janin di dalam kandungannya merespon perkataan orang-orang terdekat. Hal ini bisa Moms rasakan jika janin sudah berusia 2 bulan karena sudah ada gerakan janin dan posisi janin yang mulai berubah. Hal ini dikarenakan syaraf pada otak sudah mulai terbentuk sehingga janin perlahan sudah bisa mulai merespon. Detak jantungnya pun sudah mulai bisa terdengar meski hanya sekitar 120 kali per menit.

• Perkembangan Janin 3 Bulan

Memang pada usia perkembangan janin 3 bulan, Moms sudah bisa melihat gerakan janin, tapi hanya dengan menggunakan teknologi USG (Ultrasonografi) saja. Gerakan janin dan posisi janin akan terlihat sangat lemah, justru pergerakannya cenderung tidak teratur. Janin bergerak-gerak dalam kandungan sebanyak 60 gerakan per jamnya. Jadi tidak terlalu banyak pergerakan janin yang bisa Moms rasakan. jaringan kulit pada janin sudah mulai terbentuk secara perlahan, meski masih sangat tipis seperti lapisan tisu. Jaringan kulit ini terbentuk bersamaan dengan jaringan keringan dan kelenjar minyak.

• Perkembangan Janin 4 Bulan

Pada usia kehamilan 4 bulan, perkembangan janin 4 bulan sudah bisa terlihat semakin jelas karena janin telah memiliki kelamin dan Moms bisa melihatnya dari USG. Janin bisa aktif menarik-narik tali pusar. Selain kelamin yang sudah kelihatan, kelenjar keringat juga sudah mulai ada, telinga sudah terlihat sedikit sempurna, rambut janin sudah mulai tumbuh, motor sensorik sudah berkembang, dan janin sudah bisa menghisap jarinya sendiri.

• Perkembangan Janin 5 Bulan

Berikutnya perkembangan janin 5 bulan. Ketika janin sudah 5 bulan maka ukurannya sudah seberat 290-500 gram. Organ yang sudah berkembang adalah kelenjar lemak, sistem pencernaan, alis, kelopak mata, pankreas, hingga paru-paru. Pendengaran janin juga sudah semakin tajam sehingga bayi bisa mendengar detak jantung Moms juga.

• Perkembangan Janin 6 Bulan

Untuk gerakan janin yang sudah berkembang hingga 6 bulan, Moms bisa menemukan bayi yang lebih aktif bergerak. Perkembangan janin 6 bulan ditandai dengan otak dan mata yang aktif, sidik jari yang sudah terbentuk, serta kelima indranya yang sudah lebih sempurna dari sebelumnya. Perkembangan janin dan gerakan janin juga akan lebih tanggap pada suasana hati serta bisa mendengarkan suara Moms & Dads dengan merespon menggunakan gerakan.

• Perkembangan Janin 7 Bulan

Di bulan ke tujuh perkembangan janin dan gerakan janin terbilang sangat pesat. Bisa dikatakan janin sudah membentuk manusia kecil dan jenis kelamin bayi bisa terlihat lebih jelas. Saat janin berusia 7 bulan, ia sudah bisa membuka dan menutup matanya, tangan dan kaki akan terus tumbuh, paru-paru serta sistem pencernaannya sudah mendekati kata sempurna. Posisi janin dan gerakan janin 7 bulan juga bisa berubah-ubah karena kepalanya bisa berputar.

• Perkembangan Janin 8 Bulan

Perkembangan janin dan posisi janin 8 bulan yang ada dalam kandungan ditandai dengan janin yang lebih sering menggeliat dan menendang-nendang. Tengkorak bayi juga lebih membesar meski masih sangat lentur. Sedangkan tulang-tulang pada tubuh janin sudah mulai mengeras. Pada saat ini biasanya Moms akan sering mengalami sesak nafas dan sering buang air kecil karena adanya tekanan pada pencernaan dan kandung kemih. Tapi jangan khawatir ya, hal tersebut adalah hal yang biar terjadi pada saat memasuki usia kehamilan ini.

• Perkembangan Janin 9 Bulan

Terakhir adalah perkembangan janin 9 bulan yang menjadi momen paling dinantikan sebab hari kelahiran akan semakin dekat. Di dalam rahim, posisi janin kepalanya sudah mendekati panggul Moms. Semua organ tubuh pada bayi juga sudah sempurna jika Moms lihat dari USG. Nantinya akan ada muncul selaput keputihan penutup tubuh bayi yang akan melindunginya saat akan keluar dari rahim.

Ingat, Moms harus terus menjaga kondisi badan dan juga menjaga konsumsi asupan agar perkembangan janin bisa berkembang dengan sempurna dan posisi janin serta gerakan janin bisa bergerak normal sehingga persalinan bisa lancar ya Moms!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *